Rabu, 01 Desember 2010

keutamaan sholawat kepada nabi muhammad SAW

                                                                    بسماللهالرحمنالرحيم

segala puji bagi allah yang maha pengasih lagi maha penyayang 
wahai suadara ku yang berbahagia, kita sering mendengar lantunan indah sholawat nabi SAW, bahwa sesungguhnya sholawat itu wajib bagi umat muslim, karena menandakan cintanya kepada nabi muhammad SAW, jangan mengaku cinta kepada nabi klo kita tidak pernah bersholawat kepadanya,
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Hai
orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah
salam penghormatan kepadanya.” (Q.S. Al-Ahzab: 56)
bahwa ada hadis , barang siapa yang membaca sholawat 1 kali saja kepada nabi, maka kita yang membacanya akan dibalas oleh allah 10 kali kebaikan , apabila kita membaca 100 kali sholawat maka kita akan dibalas 1000 kebaikan , subhanalla, sungguh muliannya nabi muhammad SAW, bahwasanya, yang pertama kali allah ciptakan bukan nabi adam, bukan juga bumi, bukan lautan, bukan surga, bukan neraka, bukan alam semesta, tapi yang pertama kali allah ciptakan adalah nur atau cahaya nabi muhammad SAW, ketika nabi adam menikah dengan ibunda hawa , bahwasannya maharnya bukan emas, bukan cincin, bukan pula uang, melainkan sholawat kepada junjungan kita nabi besar muhammad SAW, subhanallah sungguh mulianya junjungan nabi kita, orang yang pertama masuk surga adalah nabi muhammad, umat yang pertama kali masuk surga adalah umatnya nabi muhammad SAW, ketika manusia dibangkitkan kembali oleh allah, kemudian nabi bukannya menanyakan harta, atau jabatan , atau kedudukan , melainkan ummati, ummati, ummati, beliau menanyakan umatnya, sungguh mulianya kedudukan nabi muhammad SAW,
Faedah dan Buah Sholawat Untuk Nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam:
1.Melaksanakan perintah Allah subhaanahu wa ta’aala
2.Mendapatkan sepuluh sholawat dari Allah bagi yang membaca sholawat
satu kali.
9
3.Ditulis baginya sepuluh kebaikan dan dihapus darinya sepuluh kejahatan.
4.Diangkat baginya sepuluh derajat.
5.Kemungkinan doanya terkabul bila ia mendahuluinya dengan sholawat, dan
doanya akan naik menuju kepada Tuhan semesta alam.
6.Penyebab mendapatkan syafa’at sollallohu ‘alaihi wa sallam bila diiringi oleh
permintaan wasilah untuknya atau tanpa diiringi olehnya.
7.Penyebab mendapatkan pengampunan dosa.
8.Dicukupi oleh Allah apa yang diinginkannya.
9.Mendekatkan hamba dengan nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam pada hari
kiamat.
10.Menyebabkan Allah dan malaikat-Nya bersholawat untuk orang yang
bersholawat.
11.Nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam menjawab sholawat dan salam orang yang
bersholawat untuknya.
12.Mengharumkan majelis dan agar ia tidak kembali kepada keluarganya
dalam keadaan menyesal pada hari kiamat.
13.Menghilangkan kefakiran.
14.Menghapus predikat “kikir” dari seorang hamba jika ia bersholawat untuk
nabi sollallohu ‘alaihi wa sallam ketika namanya disebut.
15.Orang yang bersholawat akan mendapatkan pujian yang baik dari Allah di
antara penghuni langit dan bumi, karena orang yang bersholawat, memohon
kepada Allah agar memuji, menghormati dan memuliakan rasul-Nya, maka
balasan untuknya sama dengan yang ia mohonkan, maka hasilnya sama dengan
apa yang diperoleh oleh rasul-Nya.
16.Akan mendapatkan berkah pada dirinya, pekerjaannya, umurnya dan
kemaslahatannya, karena orang yang bersholawat itu memohon kepada
Tuhannya agar memberkati nabi-Nya dan keluarganya, dan doa ini terkabul
dan balasannya sama dengan permohonannya.
17.Nama orang yang bersholawat itu akan disebutkan dan diingat di sisi Rasul
sollallohu ‘alaihi wa sallam seperti penjelasan terdahulu, sabda Rasul:
“Sesungguhnya sholawat kalian akan diperdengarkan kepadaku.” Sabda beliau
yang lain: “Sesungguhnya Allah mewakilkan malaikat di kuburku yang
menyampaikan kepadaku salam dari umatku.” Dan cukuplah seorang hamba
10
mendapatkan kehormatan bila namanya disebut dengan kebaikan di sisi
Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam.
18.Meneguhkan kedua kaki di atas Shirath dan melewatinya berdasarkan
hadits Abdurrahman bin Samirah yang diriwayatkan oleh Said bin Musayyib
tentang mimpi Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam: “Saya melihat seorang di
antara umatku merangkak di atas Shirath dan kadang-kadang berpegangan lalu
sholawatnya untukku datang dan membantunya berdiri dengan kedua kakinya
lalu menyelamatkannya.” [H.R. Abu Musa Al-Madiniy]
19.Akan senantiasa mendapatkan cinta Rasulullah sollallohu ‘alaihi wa sallam
bahkan bertambah dan berlipat ganda. Dan itu termasuk ikatan Iman yang
tidak sempurna kecuali dengannya, karena seorang hamba bila senantiasa
menyebut nama kekasihnya, menghadirkan dalam hati segala kebaikankebaikannya
yang melahirkan cinta, maka cintanya itu akan semakin berlipat
dan rasa rindu kepadanya akan semakin bertambah, bahkan akan menguasai
seluruh hatinya. Tetapi bila ia menolak mengingat dan menghadirkannya
dalam hati, maka cintanya akan berkurang dari hatinya. Tidak ada yang lebih
disenangi oleh seorang pecinta kecuali melihat orang yang dicintainya dan
tiada yang lebih dicintai hatinya kecuali dengan menyebut kebaikankebaikannya.
Bertambah dan berkurangnya cinta itu tergantung kadar
cintanya di dalam hati, dan keadaan lahir menunjukkan hal itu.
20.Akan mendapatkan petunjuk dan hati yang hidup. Semakin banyak ia
bersholawat dan menyebut nabi, maka cintanyapun semakin bergemuruh di
dalam hatinya sehingga tidak ada lagi di dalam hatinya penolakan terhadap
perintah-perintahnya, tidak ada lagi keraguan terhadap apa-apa yang
dibawanya, bahkan hal tersebut telah tertulis di dalam hatinya, menerima
petunjuk, kemenangan dan berbagai jenis ilmu darinya. Ulama-ulama yang
mengetahui dan mengikuti sunnah dan jalan hidup beliau, setiap
pengetahuan mereka bertambah tentang apa yang beliau bawa, maka
bertambah pula cinta dan pengetahuan mereka tentang hakekat sholawat
yang diinginkan untuknya dari Allah. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar